Keselamatan merupakan salah satu prinsip dasar penyelenggaraan transportasi. Di Indonesia, prinsip ini seringkali tidak sejalan dengan apa yang terjadi di lapangan.

Dalam pelayanan transportasi, keselamatan (safety) baik orang maupun barangnya selalu melekat didalamnya, oleh karenanya orang yang melakukan perjalanan wajib mendapatkan jaminan keselamatan bahkan jika mungkin memperoleh kenyamanan, sedang barang
yang diangkut harus tetap dalam keadaan utuh dan tidak berkurang kualitasnya. Kecelakaan Kereta Api dapat direduksi dengan program penanganan keselamatan yang dapat diartikan sebagai upaya dalam penanggulangan kecelakaan yang terjadi, dan perbaikan teknologi yang dapat meminimalisir dampak dan kerugian yang disebabkan oleh terjadinya kecelakaan.

Sebagai bagian dari penjelasan di atas, Dinas Perhubungan Provinsi Lampung menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Penanganan Kecelakaan Kereta Api. Pelatihan dan Pendidikan ini diikuti oleh 20 orang peserta dan diselenggarakan di Balai Diklat Koperasi dan UKM Provinsi pada tanggal 09 – 10 Juni 2015.

Kegiatan training ini dilaksanakan dalam dua bentuk yaitu pengajaran didalam kelas serta praktek menggunakan alat penanganan kecelakaan Kereta Api.